Mengapa Digital Marketing Lebih Efektif Jika Memiliki Website?

Jika Anda sering mencari tahu informasi strategi digital marketing, Anda tentu akan menemukan narasi dimana website diwajibkan. Pertanyaannya apakah memang sepenting dan sedarurat itu? Website sering disebut-sebut sebagai holy grail dari digital marketing. Semua perusahaan dituntut untuk memiliki website agar strategi pemasaran digitalnya semakin efektif. Namun, tentunya Anda pernah bertanya-tanya memangnya digital marketing tidak bisa dilakukan tanpa website? Mengingat harga pembuatan website tidak semurah itu.

Keuntungan Memiliki Website

Tentunya ada kelebihan tersendiri dari memiliki website dibandingkan dengan yang tidak. Dan perbedaan itu benar-benar terasa, seperti yang dijelaskan di bawah ini.

Anda Menguasai 100% Data Aktivitas

Jika Anda menggunakan platform pihak ketiga seperti marketplace atau social media, data yang Anda miliki tidak sepenuhnya milik Anda. Ada limitasi-limitasi yang diberikan, contohnya Anda tidak bisa melihat secara pasti dari mana sumber lalu lintas pengunjung akun sosial media/marketplace Anda. Dan juga, Anda tidak bisa merekam aktivitas-aktivitas khusus seperti mempelajari flow pengunjung dari konten ke konten atau menganalisa perilaku dari setiap CTA yang dipasang. Berbeda dengan website dimana kita memegang kendali 100% terhadap data yang kita inginkan. Kita bisa tahu persis dari iklan mana traffic berasal, kemana saja pengunjung berjalan dari satu halaman ke halaman lain, dan sebagainya. Baca juga: Mengenal Konsep Single Landing Page, Website Satu Halaman Untuk Meningkatkan Jumlah Konversi

Tracking Lebih Fleksibel

Satu-satunya cara untuk melakukan tracking yang paling fleksibel hanyalah dengan menggunakan website. Di website, Anda bisa benar-benar tahu seberapa jauh kualitas halaman/produk/konten yang telah dibuat dengan berbagai manam metrik. Mulai dari Bounce Rate, Conversions Rate, sampai Conversion Attribution semuanya bisa Anda dapatkan. Dengan begitu Anda bisa memilih dan mengoptimasi produk-produk yang memberikan performa terbaik saja, dan meninggalkan produk lain yang mengurangi performa pemasaran Anda.

Penyesuaian Funnel Marketing yang Lebih Mendalam

Di platform lain, Anda tidak bisa (atau terbatas) membuat funnel marketing untuk mentarget pelanggan berdasarkan dari kegiatan mereka. Di Instagram misalnya, opsi penargetan ulang (retargeting) hanya terbatas pada engaged post dan engaged account saja, dan tidak ada yang lain. Di marketplace malah Anda sama sekali tidak bisa melakukan ini. Padahal pemasaran berbasis funnel marketing sangat penting untuk memberikan pengalaman yang sesuai dengan aktivitas pengguna. Misalnya saja, Anda tentu tidak mungkin mendapatkan pembelian (purchase) dari audiens yang masih di tahap pengenalan brand bukan? Dan Anda juga tidak mungkin mengiklankan produk kecantikan kepada mereka yang tertarik kepada teknologi. Baca juga: Tutorial Digital Marketing: Mengenal User Journey Masalah di atas bisa diatasi jika Anda memiliki website. Karena di website, Anda bebas mendefinisikan audiens sesuai keinginan Anda. Mau mendefinisikan audiens yang berkunjung 2 kali? Atau mau menarget mereka yang hanya mengunjungi halaman tertentu? Semua bisa jika Anda menggunakan website!

Bebas Menyesuaikan Metode Closing

Metode closing atau cara mendapatkan konversi bisa Anda definisikan sebebas mungkin di website. Di platform pihak ketiga, Anda hanya dibatasi pilihan-pilihan yang mungkin tidak begitu cocok dengan apa yang Anda kejar (seperti hanya purchase atau engagement semata). Tetapi di website Anda bisa menggunakan register, subscribe, follow, atau berbagai aktivitas lainnya sebagai definisi closing Anda. Ini membuat website menjadi media yang paling bisa diandalkan dalam melakukan growth hacking bisnis, sebab Anda bisa mengatur sendiri definisi konversi yang sedang dikejar.

Bisa Dikombinasikan dengan Berbagai Strategi

Dengan menggunakan website, bukan berarti media lain menjadi tidak berguna. Justru dengan adanya website ini Anda berkesempatan untuk memaksimalkan potensi dari beragam cara pemasaran. Seperti penggunaan conversions goal dalam FB ads dan Google Ads. Anda pun bisa menganalisa strategi mana yang memberikan hasil terbaik dan mana yang tidak.

Apakah Bisnis Anda Sudah Dilengkapi Website yang Baik?

Dengan semua kelebihan di atas, tentunya memiliki sebuah website adalah sebuah keputusan yang sangat worth it. Apalagi jika sebagian besar transaksi bisnis Anda sebagian besar didapatkan dengan mengandalkan digital marketing. Dengan adanya website, maka potensi dari strategi pemasaran Anda bisa lebih lengkap dan terarah.
Scroll to Top