Apa Itu User Journey dalam Digital Marketing?
User journey merupakan tahapan audiens, dimulai dari ketika mereka mengenal brand yang anda pasarkan sampai mereka memutuskan untuk membeli. Dalam digital marketing, user journey sangat menentukan keberhasilan strategi. Mengingat konten yang sesuai dengan user journey cenderung selalu mendapatkan hasil yang maksimal. User journey juga mengindikasikan tahapan dan proses masalah yang dialami oleh audiens anda, sehingga jika anda berhasil masuk dengan format kampanye yang tepat maka bukan tidak mungkin anda bisa mendapatkan prospek yang luar biasa besar. Tentu saja, sebab jika masalah bertemu dengan solusi maka closing akan langsung terjadi. Lalu, bagaimana pembagian jenis-jenis user journey tersebut?Jenis-jenis User Journey dalam Digital Marketing
Secara umum, user journey dalam digital marketing dibagi menjadi 3 tahapan yang berlangsung secara berurutan. Yaitu:- Awareness stage atau tahap perkenalan, yaitu ketika user anda mulai mengenal brand anda serta solusi yang ditawarkan
- Consideration stage atau tahap pertimbangan, yaitu ketika user mulai menyadari masalah dan mencoba mencocokkan dengan solusi yang ditawarkan oleh brand anda
- Decision stage atau tahap keputusan, yaitu ketika user sudah mantap dan sudah mulai memutuskan untuk menggunakan solusi dari brand anda.
Awareness Stage (Reach)
Di sini, audience anda masih murni tidak tahu menahu tentang brand anda. Bahkan, bisa jadi juga mereka masih tidak tahu jika mereka memiliki masalah yang solusinya ada dari brand anda. Karena itu, anda harus fokus dalam mengedukasi audience di tahap awareness stage. Berikan konten-konten edukatif seperti:- Tips-tips yang berhubungan dengan solusi dari brand
- Talkshow atau webinar untuk mendekatkan diri dengan audience
- Konten yang berfokus pada masalah dan kesulitan yang ditemui audience
- Engagement, untuk mengukur seberapa banyak orang yang berinteraksi dengan konten anda
- Reach, mengukur seberapa banyak orang yang dijangkau oleh konten anda
- Impressions, mengetahui berapa kali konten anda dilihat
Consideration Stage (Leads)
Setelah user anda memahami masalah dan identitas dari brand anda, sekaranglah waktunya untuk mereka mulai mempertimbangkan apakah mereka bisa menggunakan solusi dari anda atau tidak. Di tahap ini, anda perlu membuat korelasi antara masalah yang dialami dengan solusi yang ada. Buat konten-konten persuasif seperti:- Komparasi brand anda dengan kompetitor
- Kumpulan data testimoni pelanggan anda sebelumnya
- Kelebihan yang dimiliki oleh brand anda
- Traffic, seberapa besar user yang terpengaruh dan mempelajari lebih lanjut
- Leads, seberapa banyak audience yang menanyakan inkuiri, mendaftar, berlangganan, atau meminta informasi lebih lanjut kepada anda
Decision Stage (Conversion)
Decision stage merupakan tahap akhir di dalam user journey. Di sini, user sudah paham siapa brand anda, apa solusi yang ditawarkan, dan apa saja kelebihannya. User yang ada di tahap ini sudah siap anda ‘goreng’ dan dijadikan sebagai pelanggan anda. Untuk memuluskan proses transaksi, anda bisa memberikan beberapa konten bantuan seperti promosi spesial. KPI dalam Decision Stage:- Purchase/conversion, berapa banyak user yang membeli produk/jasa anda