Setelah menguasai dasar-dasar membuat iklan di Instagram, ada baiknya Anda menyimak tips di bawah ini untuk membuat iklan Instagram Anda lebih efektif atau memberikan hasil yang lebih baik:
Cantumkan ajakan untuk melakukan sesuatu
Tuliskan ajakan yang relevan bagi tujuan iklan Anda, seperti Hubungi Sekarang, Pesan Sekarang, Cari Tahu atau bahkan ajakan untuk mengikuti profil Instagram Anda. Anda juga dapat mengedit postingan Anda sebelum Anda mengklik Promote. Buatlah tulisan yang fokus pada tindakan yang Anda inginkan. Contoh: Anda dapat menggunakan tombol Beli Sekarang atau Shop Now untuk mempromosikan obralan.
Anda dapat membuat ajakan Anda lebih memikat dengan menawarkan sesuatu sebagai imbalan, misalnya undian berhadiah khusus para followers baru.
Promosikan postingan yang banyak disukai
Anda tidak selalu harus membuat postingan yang sama sekali baru untuk iklan Instagram. Anda bisa membuat ulang postingan yang sudah terbukti banyak disukai disertai sedikit perubahan agar sesuai dengan tujuan iklan Anda lalu menggunakannya sebagai materi iklan.
Mengingat bahwa tidak semua kampanye iklan akan sukses, tidak ada salahnya beriklan menggunakan materi yang sudah diketahui disukai oleh pengikut Anda.
Gunakan testimonial pelanggan Anda
Manfaatkan testi positif pelanggan Anda untuk menyampaikan manfaat dan kelebihan produk Anda. Testi tersebut dapat Anda sampaikan dalam bentuk teks atau rekaman pelanggan yang puas menggunakan produk Anda. Semakin meyakinkan semakin baik.
Gunakan tagar (Hashtag) yang tepat
Anda dapat menempatkan 30 tagar di sebuah postingan Instagram namun kami menyarankan 5-9 tagar karena tagar yang terlalu banyak akan terlihat terlalu memaksa dan dapat membuat pengunjung berpaling dari konten Anda. Pilihlah tagar yang:
- Relevan
- Khas untuk bidang usaha Anda
- Bukan meminta follow atau like4like atau sejenisnya
Aktif berinteraksi dengan pengikut dan di profil lain
Jika memungkinkan Anda harus memanfaatkan interaksi yang terjadi pada iklan Anda. Entah menanggapi komentar dan tag dari postingan profil lain, pin komentar, membagikan ulang postingan followers dan lain-lain. Anda juga dapat mengikuti profil lain yang berkaitan dengan usaha Anda namun bukan saingan Anda dan berinteraksi di postingan mereka.
Manfaatkan Instagram Stories dengan maksimal
Instagram stories digunakan oleh separuh pelaku usaha di Instagram. Bahkan sepertiga dari stories yang paling banyak ditonton dibuat oleh para pelaku usaha. Instagram stories disukai karena dianggap lebih alami daripada feed Instagram biasa.
Berikut ini ide-ide yang dapat Anda gunakan untuk bahan iklan menggunakan Instagram stories:
- Kisah fiktif di mana para tokohnya menggunakan produk/jasa Anda
- Adegan-adegan singkat yang memuat pesan yang ingin Anda sampaikan
- Kisah atau adegan yang secara lucu melebih-lebihkan manfaat produk atau jasa Anda. Misal: earbud yang tidak perlu dicharge ulang meskipun sudah digunakan selama seminggu penuh. Semua orang tahu bahwa tidak ada earbud yang dapat bertahan selama itu namun Anda tetap dapat menyampaikan pesan bahwa earbud Anda bertahan lebih lama daripada yang lain.
Pelajari hasil iklan
Setiap kali periode iklan Anda berakhir Anda harus membuka menu Insights untuk mempelajari bagaimana performa iklan Anda serta hal apa yang dapat Anda perbaiki pada periode iklan berikutnya. Hanya melalui cara inilah iklan yang Anda buat akan semakin baik dan efektif dalam menjangkau pelanggan dan menumbuhkan bisnis Anda.

Mencoba berbagai macam audiens
Anda dapat mencoba:
- Menggunakan audiens yang berbeda setiap kali menjalankan iklan untuk mengetahui yang mana yang ternyata lebih mungkin membeli produk Anda.
- Jika usaha Anda memiliki lokasi fisik, buatlah audiens dalam radius tertentu dari lokasi fisik Anda. Targetkan orang-orang dalam radius tersebut.
- Gunakan pengelompokan minat yang luas untuk mencakup audiens yang berbeda, seperti orang-orang yang berkaitan dengan bisnis Anda atau bisnis yang berhubungan dengan bisnis Anda, atau hobi mereka yang dapat menjadi calon pelanggan Anda.
Gunakan Custom dan Lookalike Audiences
Fitur lookalike audience memungkinkan Anda untuk membuat audiens yang atributnya mirip-mirip dengan followers Anda saat ini. Fitur ini dapat membantu Anda mengarahkan iklan Anda ke orang-orang yang memiliki minat, demografi, perilaku sampai karir atau pekerjaan yang sama dengan orang-orang yang sudah menjadi followers Anda.
Gunakan fitur Remarketing
Facebook memiliki fitur Pixel yang dapat Anda sematkan pada situs web untuk melacak aktivitas pengunjung situs. Meskipun tujuan utamanya adalah untuk memonitor dan melacak konversis dari media sosial, pixel juga dapat digunakan untuk penargetan iklan.
Dengan menggunakan fitur Pixel, Anda dapat menarget hanya orang-orang yang pernah mengunjungi situs web Anda. Selain itu Anda juga dapat memasukkan kriteria tambahan seperti hanya menarget orang-orang yang pernah mengunjungi situs web Anda dan pernah memilih barang atau hampir menyelesaikan pembayaran atau tindakan tertentu lainnya.
Dengan fitur Pixel, mereka yang meninggalkan situs web Anda tanpa melakukan pembelian dapat “dirayu untuk kembali”.
Pelajari jenis konten apa yang paling cocok bagi audiens Anda
Gunakan foto dan video yang berbeda untuk materi iklan dan gunakan Insights untuk mempelajari hasilnya. Perhatikan jumlah like, komentar, dan berapa banyak yang menyimpan postingan Anda untuk mengetahui materi mana yang paling banyak diminati.
Bandingkan angka yang Anda peroleh dengan postingan dan stories lain yang pernah Anda iklankan untuk memahami jenis konten mana yang paling diminati dan memperoleh interaksi terbanyak.
Cobalah Audiens yang Lebih Luas
Jangan membuat audiens yang terlalu kecil (kurang dari 100.000 orang) agar Facebook lebih leluasa mengatur kepada siapa iklan Instagram Anda akan ditampilkan. Jika Anda tidak yakin siapa yang harus ditarget, kosongkan semua pilihan Detailed Targeting (Penargetan Rinci) dan pilih audiens Anda hanya berdasarkan lokasi, umur dan jenis kelamin.
Cobalah berbagai macam halaman tujuan
Karena Anda dapat mengirimkan pengunjung ke website atau profil Instagram atau langsung ke pengiriman pesan maka Anda dapat menguji coba mana yang paling disukai oleh pengunjung. Pelajarilah bagian Interactions pada Insights Anda untuk melihat seberapa banyak orang yang menekan tombol ajakan Anda lalu pelajari halaman tujuan mana yang paling efektif.
Manfaatkan Instagram Shop
Dengan memiliki akun bisnis maka Anda juga memperoleh akses ke Instagram Shop. Pada profil Instagram Anda akan muncul tombol “View Shop” sehingga pengunjung akan dapat langsung menjelajahi produk Anda. Anda juga dapat men-tag produk-produk Anda di postingan, stories dan IGTV.
Selain itu tombol Shop juga ada di bagian Explore jadi jika pengunjung sudah pernah melihat-lihat toko Anda maka produk terbaru Anda juga dapat muncul di bagian Explore.