Sosial Media, Sebuah Negara Virtual
Pada tahun 2020 di Instagram tercatat 69,2 juta pengguna aktif asal Indonesia. Tentu ini sebuah angka yang fantastis, mengingat platform media sosial yang hanya berupa aplikasi. Angka ini sudah menyentuh sekitar sepertiga rakyat Indonesia! Jelas tidak mungkin jika angka-angka tersebut hanya berisi anak sekolah saja bukan? Bahkan bisa jadi karyawan-karyawan anda juga aktif di media sosial dan mendapatkan berbagai informasi baru di sana. Sekarang pengguna sosial media sudah sangat beragam. Brand-brand internasional juga sudah mulai menggunakan sosial media, dan memanfaatkan platform sosial media sebagai wadah untuk berinteraksi dengan pelanggan mereka.Bagaimana Perusahaan Bisa Berpromosi Lewat Sosial Media?
Secara sederhana, perusahaan bisa berpromosi dengan cara mulai berinteraksi dengan pengguna sosial media. Brand bisa memberikan ide-ide dan sudut pandang mereka kepada warga sosial media, sesuai dengan bidang brand tersebut. Misalnya, brand fashion bisa membagikan update fashion terkini untuk mendapatkan calon pelanggan fashion yang potensial. Tentu saja teknik promosi yang bisa digunakan tidak hanya terbatas pada itu. Berikut beberapa metode promosi sosial media yang sering digunakan oleh para social media marketerDengan Menggunakan Content Marketing
Content marketing merupakan metode paling dasar dalam pengembangan sosial media. Dengan menggunakan konten, brand bisa mengkomunikasikan ide-ide mereka (termasuk promosi yang sedang berlangsung) kepada target audience yang mereka incar. Hubungi jasa digital marketing Sasana Digital untuk informasi konsultasi yang lengkap dan akurat Konten akan muncul di linimasa (feed) dari pengguna sosial media yang dinilai cocok oleh algoritma. Jika konten yang dibuat cukup menggugah, maka ada kemungkinan audiens tertarik dan menjadi followers anda. Selanjutnya adalah bagaimana cara anda menyusun strategi konten berikutnya untuk mengubah followers menjadi pelanggan anda (konversi) Tantangan dalam content marketing:-
- Konten tidak relevan, sehingga tidak mendatangkan audience
- Bertarung melawan algoritma, sehingga konsistensi dan frekuensi posting perlu diperhatikan
- Perlu membuat plan yang berbeda setiap bulannya, tidak bisa hanya monoton
- Perlu membuat berbagai macam konten
Memanfaatkan Digital Ads
Digital Ads seperti IG Ads, FB Ads, TikTok Ads, atau LinkedIn Ads bisa dibilang merupakan jalan pintas untuk menjangkau audience di sosial media. Dengan menggunakan digital ads, anda tidak perlu menunggu audience mencari akun anda. Sebab iklan yang akan menjangkau mereka. Memasang digital ads juga tidak perlu menghabiskan dana yang besar. Di IG dan FB contohnya, anda hanya perlu mengeluarkan budget minimal 20.000 per hari dan anda sudah bisa mulai beriklan. Ditambah lagi, digital ads mendukung fitur targeting audience, optimasi berdasarkan goal, track hasil, sampai pembatasan biaya. Fiturnya sangat membantu untuk meningkatkan presensi sosial media anda dalam waktu singkat. Tantangan dalam digital ads:- Penyusunan targeting yang tepat
- Penentuan goal yang benar
- Masih perlu mempertimbangkan konten yang cocok untuk diiklankan, serta relevansi terhadap targeting yang anda setel
Berpartner dengan Influencer
Selanjutnya adalah dengan berpartner dengan influencer atau akun yang memiliki pengaruh besar untuk menggiring opini para pengikutnya. Dengan berpartner dengan influencer, maka brand anda bisa ‘menumpang’ nama mereka dan memperkenalkan brand anda dengan follower yang dimiliki oleh influencer tersebut. Baca Juga: 5 Jenis Konten Populer Untuk Strategi Digital Marketing Brand Anda Dan karena kemampuannya untuk menggiring opini, maka biasanya followers akan cenderung percaya terhadap apa yang dikatakan oleh si influencer. Tantangan menggunakan influencer:- Tidak semua influencer professional, anda perlu melakukan penyortiran ketat
- Jika salah memilih influencer, potensi ROI minus bisa terjadi. Bahkan untuk sekadar awareness pun juga tidak dapat
Melalui Event Activation
Masih berhubungan dengan akun lain, hanya saja event activation tidak selalu dengan influencer. Event activation merupakan kegiatan dimana anda mengadakan acara tertentu untuk mendongkrak jangkauan brand terhadap audience. Acara tersebut bisa webinar, lomba, atau sekadar talkshow biasa. Acara bisa anda adakan sendiri, atau dengan kolaborasi bersama akun lain yang relevan dengan bisnis anda. Banyak brand yang melakukan strategi ini dan mendapatkan konversi yang cukup besar. Tantangan dalam event activation:- Jika acara yang diadakan tidak menarik, maka kemungkinan 0 peserta bisa terjadi
- Anda perlu mengalokasikan dana jika mengundang pembicara dari luar perusahaan
Melalui Review dan Testimoni Klien
Trik selanjutnya adalah dengan menggunakan sumber daya anda sendiri, yaitu review dan testimoni dari klien-klien anda yang aktif di sosial media. Baca Juga: Mengenal Berbagai Jenis Kelas Digital Marketing, Pahami dan Pilih Sesuai Kebutuhan Anda Strategi ini mengandalkan metode word of mouth atau dari mulut ke mulut. Faktanya masyarakat jauh lebih percaya pada informasi yang diberikan oleh orang terdekat mereka. Karena itu, penting bagi anda untuk mengumpulkan feedback positif yang diberikan oleh klien ke anda. Lalu kemudian bisa anda repost ke dalam akun bisnis anda, untuk menarik perhatian dan memberikan kesan terpercaya kepada audience. Tantangan dalam review dan testimoni:- Tidak semua klien mau memberikan testimoni
- Tidak semua klien bersedia untuk dipublikasikan
- Ada klien yang memilih untuk menggunakan akun kedua, sehingga tidak ada pengaruh besar dari sisi mereka
